0 komentar

CHERNOBYL , KOTA MATI


24 Tahun lalu, terjadi ledakan pada Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir yang menggemparkan dunia, chernobyl , Ukraina. Akibat kejadian tersebut sampai sekarang kota chernobyl masih dijuluki sebagai kota mati. Penyebab terjadinya sudah diketahui dan dampak yang ditimbulkan begitu mengerikan.

Kota mati ini bukan seperti yang digambarkan pada lagu Peterpan  – Kota Mati (Album Hari Yang Cerah).

Tanggal 26 April 1986, pukul 01.23 terjadi ledakan pada Unit 4 PLTN (Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir)  di Chernobyl, Ukraina. Peristiwa ini menggemparkan dunia karena mengingatkan kembali pada ledakan bom atom di Hiroshima dan Nagasaki, Jepang, saat berkecamuk Perang Dunia II yang menewaskan sekitar 220.000 orang. Trauma Hiroshima dan Nagasaki belum hilang dari ingatan orang, muncul kembali peristiwa Chernobyl yang termasuk kecelakaan terbesar pada PLTN selama kurang lebih 60 tahun. Berbagai media cetak dan elektronik sejagat memberitakan tragedi itu secara beragam baik yang bersifat normatif, emosional, ataupun bombastis.



 


Trauma yang melanda masyarakat di lokasi kejadian dan sekitarnya akibat peristiwa Chernobyl menjadikan setiap tanggal 26 April pukul 01.23 lonceng berdentang-dentang di Ukraina. Walaupun malam telah larut dan udara dingin, namun warga tetap terjaga. Mereka meletakkan bunga dan lilin di monumen korban bencana Chernobyl.

Upacara yang sama digelar di Slavutych, Rusia, kota yang didirikan untuk menampung para pekerja Reaktor Chernobyl. Upacara juga diperingati di negara tetangga Ukraina, yaitu Belarus, yang ikut menderita akibat bencana Chernobyl.

Apa penyebab kecelakaan chernobyl?

Secara garis besar, bencana Chernobyl dapat dijelaskan sebagai berikut. Pada 25 April 1986 reaktor unit 4 direncanakan dipadamkan untuk perawatan rutin. Selama pemadaman berlangsung, teknisi akan melakukan tes untuk menentukan apakah pada kasus reaktor kehilangan daya turbin dapat menghasilkan energi yang cukup untuk membuat sistem pendingin tetap bekerja sampai generator kembali beroperasi.

Proses pemadaman dan tes dimulai pukul 01.00 pada 25 April. Untuk mendapatkan hasil akurat, operator memilih mematikan beberapa sistem keselamatan, yang kemudian pilihan ini yang membawa malapetaka. Pada pertengahan tes, pemadaman harus ditunda selama sembilan jam akibat peningkatan permintaan daya di Kiev. Proses pemadaman dan tes dilanjutkan kembali pada pukul 23.10 25 April. Pada pukul 01.00, 26 April, daya reaktor menurun tajam, menyebabkan reaktor berada pada situasi yang membahayakan. Operator berusaha mengompensasi rendahnya daya, tetapi reaktor menjadi tak terkendali. Jika sistem keselamatan tetap aktif, operator dapat menangani masalah, namun mereka tidak dapat melakukannya dan akhirnya reaktor meledak pada pukul 01.30.




Secara perinci, kecelakaan itu disebabkan, pertama, desain reaktor, yakni tidak stabil pada daya rendah - daya reaktor bisa naik cepat tanpa dapat dikendalikan. Tidak mempunyai kungkungan reaktor (containment). Akibatnya, setiap kebocoran radiasi dari reaktor langsung ke udara. Kedua, pelanggaran prosedur. Ketika pekerjaan tes dilakukan hanya delapan batang kendali reaktor yang dipakai, yang semestinya minimal 30, agar reaktor tetap terkontrol. Sistem pendingin darurat reaktor dimatikan. Tes dilakukan tanpa memberitahukan kepada petugas yang bertanggung jawab terhadap operasi reaktor.

Ketiga, budaya keselamatan. Pengusaha instalasi tidak memiliki budaya keselamatan, tidak mampu memperbaiki kelemahan desain yang sudah diketahui sebelum kecelakaan terjadi.

Dampak apa yang timbul dari kecelakaan tersebut?

Pada 2003, IAEA membentuk “Forum Chernobyl” bekerja sama dengan organisasi PBB lainnya, seperti WHO, UNDP, ENEP, UN-OCHA, UN-SCEAR, Bank Dunia dan ketiga pemerintahan Belarusia, Ukraina, dan Rusia. Forum ini bekerja untuk menjawab pertanyaan, “sejauh mana dampak kecelakaan ini terhadap kesehatan, lingkungan hidup dan sosial ekonomi kawasan beserta penduduknya.” Laporan ini diberi nama “Cherno- byl Legacy”.



 


Diperkirakan semula dampak fisik akan begitu dahsyat. Artinya, akan menimbulkan korban jiwa yang luar biasa banyaknya. Namun, ternyata data sampai dengan 2006, jumlah korban yang meninggal 56 orang, di mana 28 orang (para likuidator terdiri dari staf PLTN, tenaga konstruksi, dan pemadam kebakaran) meninggal pada 3 bulan pertama setelah kecelakaan, 19 orang meninggal 8 tahun kemudian, dan 9 anak lainnya meninggal karena kanker kelenjar gondok.Sebanyak 350.000 likuidator yang terlibat dalam proses pembersihan daerah PLTN yang kena bencana, serta 5 juta orang yang saat itu tinggal di Belarusia, Ukraina, dan Rusia, yang terkena kontaminasi zat radioaktif dan 100.000 di antaranya tinggal di daerah yang dikategorikan sebagai daerah strict control, ternyata mendapat radiasi seluruh badan sebanding dengan tingkat radiasi alam, serta tidak ditemukan dampak terhadap kesuburan atau bentuk-bentuk anomali.Di sisi lain, hasil studi dan penelitian terhadap likuidator menunjukkan bahwa “tidak ada korelasi langsung antara kenaikan jumlah penderita kanker dan jumlah kematian per satuan waktu dengan paparan radiasi Chernobyl.


 


Kemudian pada 1992-2002 tercatat 4.000 kasus kanker kelenjar gondok yang terobservasi di Belarusia, Ukraina, dan Rusia pada anak-anak dan remaja 0-18 tahun ketika terjadi kecelakaan, termasuk 3.000 orang yang berusia 0-14 tahun. Selama perawatan mereka yang kena kanker, di Belarusia meninggal delapan anak dan di Rusia seorang anak. Yang lainnya selamat.

 


Berdasarkan laporan “Chernobyl Lecacy”, sebagian besar daerah pemukiman yang semula mendapat kontaminasi zat radioaktif karena kecelakaan PLTN Chernobyl telah kembali ke tingkat radiasi latar, seperti sebelum terjadi kecelakaan. Dampak psikologis adalah yang paling dahsyat, terutama trauma bagi mereka yang mengalaminya seperti stres, depresi, dan gejala lainnya yang secara medis sulit dijelaskan.Akibat kecelakaan itu, IAEA dan semua negara yang memiliki PLTN membangun konsensus internasional untuk selalu menggalang dan memutakhirkan standar keselamatan. Di sisi lain, pihak yang anti-PLTN telah menggunakan isu kecelakaan di Chernobyl sebagai bahan kampanye untuk menolak kehadiran PLTN, termasuk di Indonesia, dengan berbagai informasi yang keliru karena ketidaktahuan akan kebenaran informasi sebab terjadinya kecelakaan Chernobyl.

Belajar dari kecelakaan Chernobyl, IAEA telah menetapkan standar tambahan untuk memperkuat syarat keselamatan yang tinggi bagi pembangunan dan pengoperasian PLTN, antara lain, perbaikan desain sampai pada generasi ke-4, aturan main dalam bentuk basic safety, dan berbagai konvensi keselamatan.
Kejadian Chernobyl mengakibatkan dampak yang begitu mengerikan sehingga kota tersebut merupakan kota mati, kapan kota chernobyl hidup kembali??

0 komentar

PSIK B

This is my friend





0 komentar

MOTIVATION

Sometimes we are wrong about life , what do you think if i ask you about life ? Do you know much about life .
For me life is a long journey , a path , a road to reach all you wanted .
Dont ever think life is suck , life is a choice that must be to do , but life is too short to we enjoyed ? or too long to be wasted ? There are many thing we can find in this world . Sadnes , happy , to be loved and loving , and many thing .
LIFE is it means Love , Inspiration , Freedom , and Enjoyable. Free your mind to this world . If you ask "Why should we life" , I just answered "You'll find the answer if keep alive" ,
Worthy life is not about a wealth life or honorable life , it just life that you are . life as you are is more gratefull  . If you life as who you really are then you will be everything , because every questions you have ask the answer is already in deepest you .
To be hurt , lost , and other painfull is a part of this life , they completed human feelings .

And life is starts here , better living for a better future . Yourself is your future ...

0 komentar

IDIOT !!

Rindu kalian fren , ni foto yang trakhir kita pake putih abu-abu geng !

0 komentar

CINTA KASTA DAN FAKTA

Ayo sekali lagi kita ngomongin tentang cinta men , aaah apalah arti cinta dalam hidup ini , tapi tanpa cinta apalah arti dari sebuah kehidupan . Berani ngomongin tentang cinta berarti harus berani ngomongin tentang kasta men .
Kenyataannya , cewe cantik itu gak pernah mau nerima cowo dalam keadaan susah yang kata lainnya adalah MISKIN , ini fakta . Mungkin ada sumpahnya kali yee waktu sumpah pemuda kemaren yang mungkin bunyinya gini "Kami putri-putri indonesia yang cantik dengan ini menyatakan bahwa kami tidak akan pernah menerima pria dengan keadaan kumuh" gitu baarangkali ya -____-
Tapi apa penting cinta harus memandang kasta ?? menurut beberapa orang sih penting "demi kebahagiaan" , tapi apa dengan kasta ente bisa bahagia seutuhnya ? menurut gue bahagia itu bukan dari kasta ataupun materi , menurut gue kebahagiaan itu saling melengkapi dan tulus (insyaalaah). Ada 3 unsur yangmenurut gue penting dalam menjalin hubungan yang gak berkaitan dengan kasta bajingan , yaitu :
1. Tulus , ya ente bisa pahami sendirilah maksudnya itu .
2. Ikhlas , ente mesti ikhlas ngejalaninnya dan ikhlas menerima keadaan pasangan ente . Miskin atau kaya , siapapun dia , dan apapun bentuknya pasangan ente itu .
3. Mesti pandai makan rujak, nah apa hubungannye coba -_____-

0 komentar

Man Of The Past




0 komentar

BENEATH TO THE SURFACE

Is there ever really a right time 
You had led me to believe 
Some day you would be there for me 
When the stars above aline 
When you weren't so concerned 
I kept looking for the clues 
So I waited in the shadows of my heart 
And the still the time was never right 
Until one day I stopped caring 
And began to forget why I long to be so close 
And I disappear into the darkness 
And the darkness turns to pain 
Never went away 
Until all that remained 
Was buried 
Deep beneath the surface
I would scream just to be heard 
As if yelling at the stars 
I was bleeding just to feel 
You would never say a word 
Kept me reaching in the dark